Cerita Hero Dota 2: Nortrom Sang Silencer, Penyihir Hebat dan Pembungkam Penyihir Lain

Sihir… Mungkin kalian bertanya-tanya apa yang harus dilakukan agar bisa mempelajari dan menggunakan sihir. Diantara banyaknya penyihir yang ada hanya beberapa yang berhasil membuat namanya tersebar di seluruh negeri. Salah satu penyihir itu bernama Nortrom, sang Silencer.

Silencer itulah julukan yang ia miliki, ia dapat dengan mudah membuat musuh-musuhnya terkena silence yang membuat mereka tidak dapat menggunakan sihir sama sekali. Dengan begitu, ia pun dianugerahi gelar sebagai penyihir terkuat yang pernah ada.

Nortrom merupakan anak yang telah diramalkan akan muncul dan menjadi penyihir terkuat. Secara sengaja para penyihir terkuat selalu dinikahkan secara turun temurun selama 200 tahun lamanya. Hal ini dilakukan karena dalam ramalan tersebut dikatakan akan ada seorang penyihir hebat yang terlahir dari pasangan penyihir kuat. Dalam ramalan juga dikatakan bahwa penyihir hebat itu akan membawa kemenangan kepada negara dalam mengalahkan musuh bebuyutan mereka, The Knight of The Fold.

Tapi Nortrom tidak begitu saja mendapatkan kekuatannya, bahkan ia mendapatkan masa sulit dalam mendapatkan kekuatan silence miliknya. Nortrom lahir dan dibesarkan bersama-sama dengan para penyihir kuat lainnya. Ia dan para penyihir lain tinggal di tempat tersembunyi di bagian pegunungan Hazhadal Barrens. Para tetua di tempatnya pun mengharapkan akan kekuatan tersembunyi yang dimiliki oleh Nortrom bisa bangkit.

Tapi sayang, setelah menunggu cukup lama, kekuatan Nortrom belum bangkit juga. Selagi penyihir seusianya mengasah kemampuan sihir api, es, petir atau sihir lainnya, Nortrom hanya duduk berdiam diri dan sama sekali tidak punya bakat dalam sihir, bahkan ia tidak bisa menggunakan sihir sederhana seperti hex.

Hari terakhir tes sihir pun tiba dan hingga saat ini Nortrom belum bisa menggunakan satu sihir sama sekali. Melihat kemampuan Nortrom yang sangat payah dalam sihir membuat pembimbingnya memarahi dirinya sehingga membuat anak-anak lain menertawakan Nortrom. Bahkan tetua sekalipun mengatakan bahwa Nortrom bukanlah penyihir dan menyuruh Nortrom untuk tidak mengikuti tes terakhir.

Walapun ia mendapatkan perlakuan seperti itu, Nortrom tetap tidak berbicara ataupun melarikan diri. Saat tes terakhir diadakan ia tetap muncul dan maju, ketika itu anak-anak lainnya yang menghadiri tes itu melihat Nortrom dan mengolok-ngolok Nortrom karena tidak memiliki sihir, ia bahkan sempat dilempari sebuah sihir es oleh salah satu anak.

Pada akhirnya Nortrom pun mencapai batas kesabaran miliknya, ia pun menyuruh seluruh anak yang ikut tes saat itu untuk melawan dirinya. Mendengar perkataan sombong dari Nortrom anak-anak lainnya pun tidak tinggal diam dan lalu mengeluarkan sihirnya. Namun anehnya mereka tidak bisa mengeluarkan sihir dan ketika mereka menyadari itu Nortrom telah beraksi dan mengalahkan seluruh anak yang mengikuti tes tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *