Berikut ini sederet potensi teknologi untuk masa depan, bahkan banyak yang sudah digunakan juga. Ayo Rek, jangan mau ketinggalan!

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi sangat berpengaruh di seluruh dunia. Hadirnya future emerging technology diprediksi akan mendorong peningkatan produktivitas secara efektif dan efisien di berbagai sektor. Sehingga berpotensi memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi di masa depan.

ilustrasi komputer
Ilustrasi komputer/ Foto: unsplash

Teknologi untuk Masa Depan:

1. Artificial Intelligence (AI)

AI merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan mesin untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan input-input baru dan melaksanakan tugas seperti manusia. Secara umum, AI merujuk pada program software komputer yang dirancang menyerupai kecerdasan manusia.

Termasuk kemampuan dalam pengambilan keputusan, logika, dan karakteristik kecerdasan lainnya. Apakah detikers sudah menggunakannya?

2. Quantum Computing

Quantum Computing atau Komputasi Kuantum merupakan teknologi yang memanfaatkan hukum mekanika kuantum untuk pemecahan masalah kompleks pada komuter klasik. Komputasi kuantum adalah bidang multidisiplin yang terdiri dari aspek ilmu komputer, fisika, dan matematika yang memanfaatkan mekanika kuantum untuk memecahkan masalah kompleks secara lebih cepat daripada komputer klasik.

Bidang komputasi kuantum mencakup penelitian perangkat keras dan pengembangan aplikasi. Wah keren ya detikers.

3. Internet of Things (IoT)

IoT merupakan kemampuan teknologi untuk menghubungkan perangkat keras maupun perangkat lunak dengan internet. Sehingga dapat saling bertukar data dan berinteraksi secara bebas.

Konsep dari IoT adalah di mana suatu benda atau objek ditanamkan teknologi-teknologi seperti chip atau sensor dan software. Tujuannya untuk berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan, dan bertukar data melalui perangkat lain selama masih terhubung ke internet.

4. Distributed Ledger Technologi (DLT)

DLT merupakan Teknologi yang memungkinkan manusia, perangkat, serta jaringan untuk dapat terhitung secara terus menerus dan luas melalui jaringan komunikasi. Cara kerja DLT adalah sistem digital peer-to-peer terdesentralisasi untuk mencatat transaksi antarpihak di banyak tempat pada waktu yang sama.

5. Auto Robotic System (ARS)

ARS adalah pengembangan teknologi menggunakan robot dan otomasi untuk melakukan tugas dan pekerjaan manusia secara mandiri. ARS merupakan software ‘robot’ yang mampu meniru aktivitas manusia di dalam komputer, tetapi dengan kecepatan dan akurasi hingga seratus persen.

6. Digital Reality (AR/VR)

Digital Reality merupakan kombinasi teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), untuk menciptakan pengalaman interaktif dengan konsep pembauran antara dunia nyata dengan dunia digital atau dunia simulasi.

Sejatinya, untuk saat ini Augmented Reality sudah sangat dekat dengan kita, salah satu contohnya adalah filter di Instagram Story. Lewat fitur itu, AR digunakan untuk membaca wajah kita dan menambahkan unsur digital, misalnya penambahan rona pipi atau bibir pada foto kita.

Virtual reality adalah sebuah teknologi digital yang menghadirkan realita maya di tengah-tengah dunia nyata. Untuk menikmatinya, kita membutuhkan media pendukung seperti headset, sarung tangan, hingga treadmill khusus virtual reality.

7. Nanotechnology

Nanotechnology merupakan pengembangan teknologi yang menggunakan material pada skala nanometer untuk menciptakan perangkat baru dengan performa yang lebih efisien. Ada banyak sekali produk yang kita gunakan sehari-hari yang sudah menggunakan nanoteknologi, di antaranya adalah tabir surya, pakaian, perabotan, perekat, komputer.

8. Hyperconnectivity

Hyperconnectivity merupakan pemanfaatan teknologi dan infrastruktur pendukung, yang memungkinkan komputer di lokasi berbeda untuk mengelola dan transaksi atau data secara terintegrasi melalui jaringan.

9. Renewable Energy

Sumber energi alami yang dapat diperbaharui secara terus-menerus untuk menghasilkan emisi yang lebih rendah dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Penggunaan energi terbarukan memiliki beberapa keuntungan seperti emisi gas rumah kaca yang diproduksi lebih sedikit, dampak pada lingkungan yang lebih minim, dan polusi yang dihasilkan lebih minim.

10. Green Technology

Green Technology adalah pengembangan inovasi teknologi yang dirancang untuk mengurangi dampak negatif aktivitas manusia terhadap lingkungan secara berkelanjutan. Green Technology memberikan solusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, yang merupakan penyebab utama perubahan iklim.

Salah satunya dengan pemanfaatan energi terbarukan seperti matahari, angin, dan air, serta mobilitas berkelanjutan, membantu mengurangi jejak karbon secara signifikan. (detik.com)