Cara Hack Android Apapun Jadi Google Pixel Tanpa Root

Jika dibandingkan dengan jajaran smartphone Nexus atau smartphone Android vendor lain, Google Pixel memiliki tampilan yang lebih segar. Dan intuitif. Makanya, yuk ubah smartphone Android kamu jadi Google Pixel dengan cara:

  • Begitu terinstall, segera jadikan Action Launcher sebagai default launcher smartphone milikmu. Dengan demikian, smartphone kamu pun akan berubah tampilannya seperti Google Pixel.

cara-ubah-android-biasa-jadi-google-pixel

  • Kamu bisa swipe ke atas untuk menampilkan semua aplikasi, atau swipe dari kiri ke kanan.

cara-ubah-android-biasa-jadi-google-pixel-2

  • Bukan hanya itu saja, Action Launcher: Pixel Edition juga dibekali fitur Cover dan 3D Touch ala iPhone loh!

cara-ubah-android-biasa-jadi-google-pixel-3

Makanya, buruan download launcher terbaik di smartphone Android ini! Tanpa harus nge-root smartphone Android atau beli Google Pixel, sekarang kamu bisa punya smartphone Android dengan tampilan baru yang lebih segar seperti Google Pixel.

Canggih! Ini Cara Mematikan Laptop Hanya Bermodalkan Smartphone Kamu

Pertama, kamu harus download aplikasi Unified Remote via Google Play Store dan memasang softwareserupa di laptop kamu lewat link ini.

Gambar: Google Play

  • Setelah sukses terpasang, silahkan buka Unified Remote lewat smartphone dan laptop dan pastikan kedua perangkat terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi yang sama.
  • Jika sudah terhubung, silakan buka Unified Remote di smartphone kamu. Klik menu di kiri atas dan klik Servers, lalu pilih server yang sesuai dengan laptop kamu untuk sinkronisasi kedua perangkat.

Gambar: Google Play

  • Jika keduanya sudah terhubung, maka kamu bisa menggunakan semua fitur di aplikasi ini, termasuk mematikan laptop. Untuk mematikan laptop, klik menu, pilih RemotesPower, dan klik Shut Down.

Gambar: Google Play

Selain nonaktifkan laptop secara remote, aplikasi ini pun bisa mempunyai fungsi lain, seperti restart, mengakses file laptop, mengubah smartphone menjadi mouse dan keyboard, screen mirroring, serta fitur-fitur lainnya.

Gambar: Google Play

Saat pindah meja kerja atau ruangan, tentunya kamu tetap bisa mematikan laptop dan mengamankan semua data yang ada di dalamnya. Dengan catatan, smartphone dan laptop kamu harus berada dalam jaringan Wi-Fi yang sama dan aplikasi Unified Remote berjalan di taskbar laptop kamu.

 

Sekarang Kecerdasan Buatan Bisa Baca Pikiran Manusia! Harus Kagum atau Takut?

 Sekarang Kecerdasan Buatan Bisa Baca Pikiran Manusia! Harus Kagum atau Takut?

Beberapa tahun belakangan, teknologi kecerdasan buatan ini juga sudah mulai digunakan untuk berusaha memahami aktivitas otak manusia dan belum lama ini sekelompok peneliti mengklaim telah mampu membaca pikiran manusia dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Beberapa waktu lalu, sekelompok peneliti dari Universitas Carnegie Mellon di Amerika Serikat telah berhasil mengembangkan sebuah kecerdasan buatan kompleks yang diketahui mampu membaca pikiran manusia dengan menggunakan pemodelan jaringan saraf tiruan dan algoritma kompleks.

Hasil Scan Otak Manusia

Foto: digitaltrends.com

Para ilmuwan ini mengatakan kalau hal tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dari prosedur fMRI otak manusia. Selanjutnya, informasi yang didapatkan dari prosedur fMRI tadi dianalisis dengan menggunakan algoritma dan teknologi Machine Learning untuk mengetahui pola aktivitas otak manusia ketika memikirkan sesuatu.

Komputer Memprediksi Aktivitas Otak Manusia

Foto: express.co.uk

Yang paling mengagumkan dari hasil penelitian ini adalah para ilmuwan dapat mendemonstrasikan bagaimana otak manusia bekerja (cara kerja dan bagian otak mana yang bekerja) ketika memproses berbagai kejadian kompleks seperti aspek interaksi sosial, tindakan, bertemu dengan individu lain atau ketika mereka pergi ke suatu tempat.

Versi sederhananya, algoritma yang digunakan untuk menciptakan kecerdasan buatan kompleks tersebut dapat mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh seseorang dengan memanfaatkan data hasil scan otak tadi (fMRI).

Meskipun hal ini merupakan suatu kabar baik bagi dunia sains dan teknologi mengingat tingkat akurasi dari kecerdasan buatan tersebut mencapai 90% (tepatnya 87%). Hal ini juga menimbulkan sedikit ketakutan karena dengan teknologi seperti ini dapat menjadi teror bagi privasi manusia. Yah, tentunya siapa pun tidak ingin ada orang lain yang mengetahui pikiran mereka apalagi jika berkaitan dengan hal-hal pribadi.